Kamis, 19 November 2015

Cara membuat jahe instan sendiri

Sebelum membuat jahe sebaiknya tangan anda dilindungi dengan sublock atau semacam sarung tangan agar tidak panas. Kalau bisa juga gunakan clemek biar tidak kotor. Okey kita langsung ke pembuatan.
  1. Bersihkan jahe dari sisa-sisa tanah yang menempel dan kulit jahe yang hitam dan kotor di bersihkan dengan menggunakan pisau hingga cukup bersih, saran saya jangan di kupas kulitnya karena akan mengurangi rendemennya nanti.
  2. Parut jahe yang sudah dibersihkan di atas dengan pemarut, kalau punya mesin penggiling pemarut silah gunakan itu saja karena lebih cepat dan lebih aman.
  3. Hasil parutan diperas dan disaring dengan menggunakan saringan kain yang halus agar ampas tidak terikut dalam perasan, kan yang akan di ambil adalah sarinya ingat prosedur ini tanpa penambahan air jadi murni sari jahe saja. 
  4. Tunggu 3-5 menit agar pati dan sari yang sudah di peras terpisah. Pati itu lapisan larutan hasil perasan yang paling bawah berwarna putih kental sedangkan sarinya ada di atasnya pati.
  5. Tuangkan sari jahe ke atas wajan dan tambahkan juga gula 1 kg kemudian nyalakan kompor. Nyala apai sedang saja jangan besar-besar, aduk-aduk adonan terus menerus hingga mendidih, ketika telah mendidih terus di aduk agar gula tidak mengkaramel atau berwarna coklat agar hasil bubuk jahe instan hasilnya bagus.
  6. Proses pengadukan terus dilakukan sampai adonan menjadi bubuk, pemasakan ini tujuannya untuk menguapkan air dan sari buah mengikat gula sehingga bubuk yang di hasilkan bersatu dengan jahe instan.
Bubuk jahe instan yang dihasilkan bila bagus akan berwarna seperti susu (putih aga kecoklatan ) memang proses yang paling lama dibagian pengkristalan dan pembubukan saat memasaknya di atas kompor. Setelah jadi silahkan sobat timbang bobotnya untuk menghitung rendemen yang dihasilkan, caranya dengan membagi berat jahe dan gula sebelum di proses dan hasil bubuk jahe instan yang di peroleh kemudian di bagi 100. hasilnya kalau punya saya jahe emprit 49% sedangkan jahe gajah sekitar 48% kalau di kilogramkan akan sekitar 1 kg kurang beberapa gram untuk emprit.

13 Manfaat & Khasiat Meminum Air Jahe

  • Anti Mabuk Perjalanan
Dengan mengkonsumsi jahe yang telah di racik menjadi sebuah minuman hangat, akan mampu menghalau mabuk perjalanan dan rasa mual
  • Mengontrol Kadar Gula Darah Untuk Penderita Diabetes
Para pakar kesehatan di berbagai rumah sakit ketika mendapati pasiennya menderita penyakit diabetes maka ia sangat menganjurkan kepada pasiennya untuk mengkonsumsi minuman jahe setiap pagi dengan rutin, karena hal tersebut akan mampu mengontrol kadar gula darah.
  • Mengurangi Gejala Radang Pada Sendi
Pada dasarnya jahe mimiliki kandungan anti inflamasi dan anti inflamasi yang terdapat pada jahe sangat baik untuk mengurangi berbagai gangguan pada sendi, seperti radang sendi (arthritis), rheumatoid dan osteoarthritis.
  • Mengatasi Permasalahan Pencernaan
Beberapa masalah yang di alami perut bisa teratasi dengan cara meminum air jahe, seperti perut yang keram, sakit perut saat mau haid berbagai penyakit yang menyerang pencernaan lainnya.
  • Memerkuat daya tahan Tubuh
Dengan mengkonsumsi jahe setiap hari dapat meningkatkan kekebalan tubuh dari berbagai serangan penyakit sehingga tubuh orang yang mengkonsumsinya akan tetap sehat dan tidak mudah sakit.
  • Mengatasi Mual di Pagi Hari
Ketika pagi hari kita terbangun dari tidur, tentunya semua orang pada umumnya sering mengalami rasa mual pada pencernaan. Dengan mengkonsumsi minuman jahe, maka rasa mual yang kita alami bisa teratasi. Menurut para pakar kesehatan hal itu terbukti ampuh 75% oleh orang – orang yang mengkonsumsinya.
  • Melancarkan Sirkulasi Darah
Di dalam jahe terdapat kandungan mineral yang bermanfaat untuk melancarkan sirkulasi dara, agar sirkulasi darah dalam tubuh pengkonsumsinya bisa berjalan optimal.
  • Mencegah Kanker Kolorektal
Sebuah universitas di Amerika Serikat (As) Mengemukakan bahwa dengan mengkonsumsi makanan atau minuman yang bersumber dari tanaman jahe akan dapat mencegah kanker pada usus besar.
  • Menyehatkan Jantung
Dengan teratur mengkonsumsi jahe dapat mengurangi resiko terkena penyakit jantung dan mengurangi resiko terkena penyakit stroke karena pada dasarnya jahe yang di konsumsi secara teratur mampu menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol dan akan berdampak pada jantun sehingga lebih sehat.
  • Mengobati Sakit Kepala
Sakit kepala seperti pusing-pusing dan sakit kepala sebelah (migren) dapat teratasi dengan cara mengunyah jahe yang segar selaat tiga puluh menit.
  • Jahe Sebagai Anti Virus
Jika anda adalah seseorang yang sedang menderita sakit pilek atau flu, anda bisa jadikan jahe sebagai solusi penyakit anda dengan cara meminumnya.
  • Mengobati Alergi
Sifat Antihistamin yang terkandung di dalam tanaman jahe sangat baik untuk di konsumsi oleh orang yang memiliki alergi.
  • Menghilangkan Gatal Pada Tenggorokan
Tenggorokan yang gatal, dan berujung batuk – batuk bisa anda atasi dengan cara menjadikan jahe sebagai minuman hangat yang bisa anda konsumsi sebanyak tida kali dalam satu hari.

Efek samping Jahe bagi Kesehatan

Efek Samping Jahe Bagi Kesehatan: Seluruh masyarakat Indonesia tentunya sudah tidak asing lagi dengan jenis rimpang yang satu ini. Pada umumnya jenis rimpang ini sering dijadikan sebagai bahan untuk bumbu masakan dan membuat minuman untuk menghangatkan badan disaat musim hujan atau saat cuaca dingin. Ya, jahe. Khasiat tanaman ini sudah sangat terkenal dari sejak jaman dulu hingga sekarang, bahkan khasiatnya sampai terkenal ke berbagai Negara didunia. Tanaman jahe memiliki segudang manfaat untuk kesehatan yang telah diakui oleh banyak orang, sehingga tak heran jika tanaman ini banyak diproduksi secara masal untuk dijadikan sebagai obat herbal yang sangat berkhasiat.
Namun dibalik dari khasiatnya, ternyata tanaman ini juga dapat menimbulkan efek samping yang dapat berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini dikarenakan, rimpang ini memiliki kandungan zat racun yang sangat berefek buruk bagi kesehatan dan walaupun sfat racunnya tidak reaktif tetapi kita harus tetap waspada dan berhati-hati.
Efek Samping Jahe Bagi Kesehatan
Jahe

Berikut Efek Samping Jahe Bagi Kesehatan:

Mengakibatkan Gangguan Pencernaan

Jenis rimpang ini sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan, karena jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat banyak dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Pada umumnya gejala yan ditimbulkan dapat ditandai dengan gejala gastrointestinal. Gejala gastrointestinal merupakan suatu gejala yang dimana penderitanya akan mengalami gejala seperti mulas dan sering bersendawa.

Resiko Pendarahan

Selain itu, jehe juga ternyata dapat terjadinya resiko perdarahan. Walaupun kasus ini sangat jarang sekali terjadi, tetapi kita harus tetap waspada dan selalu berhati-hati dalam mengkonsumsinya agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan. Fator penyebab terjadinya perdarahan tersebut dapat disebabkan oleh karena rimpang jahe dapat menyebabkan terjadinya penghambatan enzim COXˉ¹ dan COXˉ² yang berperan utama dalam menyebabkan terjadinya perdarahan dan zat enzim ini sering ditemukan di dalam lambung. Selain itu, bahaya mengkonsumsi jahe secara berlebihan juga dapat menyebabkan terjadinya perdarahan internal, biasanya sering terjadi di dalam saluran pencernaan.

Jangan Dikombinasikan Dengan Obat-obatan

Jahe juga sangat tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki riwayat kesehatan yang kurang baik atau sedang menjalankan pengobatan dengan mengkonsumsi obat-obatan seperti obat pengencer darah terlalu sering. Sebaiknya mereka mengkonsumsi rimpang ini maksimal sebanyak 4 gram dalam sehari, nsmun jika dikonsumsi lebih dari itu ditakutkan dapat dapat menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan yang lebih parah lagi. Perlu juga untuk anda waspadai, jangan pernah mengkonsumsi rimpang jahe ini bersamaan dengan mengkonsumsi obat-obatan lain seperti jenis obat antiinflamasi nonsteroid.

Jangan Dikombinasikan Dengan Tanaman Herbal Lainnya

Jangan pernah mengkombinasikan jenis tanaman herbal dengan tanaman herbal lainnya, karena hal itu memiliki efek yang kurang baik bagi kesehatan anda sendri. Walaupun memang banyak jenis tanaman herbal yang dapat dikombinasikan dengan jenis tanaman obat lainnya untuk tujuan meningkatkan khasiat untuk mengobati jenis penyakit, tetapi harus dilakukan dengan mengetahui takaran dan jenis kandungan yang terkandung di dalam jenis tanaman obat yang akan dikombinasikan. Karena jika salah sedikit saja dalam memadukannya, maka dapat berefek buruk bagi kesehatan dan bahkan dapat menyebabkan penyakit kandung kemih dan juga diabetes.
Untuk meghindari efek samping yang buruk pada kesehatan, sebaiknya jika mengkonsumsi jahe tanpa mengkombinasikannya dengan jenis tanaman lain. Walaupun tanaman herbal tergolong aman dikonsumsi, tetapi bukan berarti anda dapat mencampur atau mengkombinasikannya dengan jenis tanaman obat lainnya tanpa mengetahui kadar nutrisi dan kandungan senyawa yang terkandung di dalamnya. Selain itu, takaran yang diberikan juga harus dengan takaran atau dosis yang tepat menurut petunjuk kesehatan yang benar.

Perbedaan jahe merah, jahe emprit dan jahe gajah

Bagi pemula, seringkali bingung membedakan antara jahe merah, jahe emprit dan jahe gajah. Namun, jangan khawatir, kali ini budidaya jahe merah jogja akan berbagi info untuk anda yang ingin mencoba budidaya jahe merah.
Secara umum jahe merah terbagi dalam tiga macam; yakni jahe merah, emprit dan jahe gajah. Jahe merah merupakan jahe dengan nama latin Zingiber officinalevar rumbrum yang juga biasa disebut jahe sunthi. Jahe merah memiliki rimpang berwarna hijau kemerah-merahan dengan aroma khas pedas. Jahe merah banyak dimanfaatkan untuk pembuatan minyak jahe dan bahan obat-obatan.

Jahe merah

Jahe merah memiliki kandungan minyak asiri lebih besar yakni sekitar 2,58 – 2,72 %. Sementara jika dilihat dari ukuran rimpangnya jahe merah memiliki ukuran rimpang yang agak kecil, ruas rata dan sedikit menggembung. Lalu panjang daun sekitar 24,5 cm- 24,8 cm.
jahe merah, bibit jahe merah
jahe merah

Jahe Emprit

Untuk jahe emprit atau yang biasa disebut jahe putih kecil lebih berwarna putih, bentuknya agak pipih, berseratb lembut dan aromanya kurang tajam disbanding jahe merah. Jahe emprit banyak dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan jamu segar maupun kering. Jahe emprit juga digunakan untuk bahan pembuatan minuman, penyedap makanan, rempah-rempah serta cocok untuk ramuan obat-obatan.

jahe emprit, bibit jahe emprit
jahe emprit

Jahe Gajah

Jahe gajah atau jahe besar/ jahe badak memiliki warna putih kekuningan. Di samping itu, rimpangnya lebih besar dan gemuk dengan ruas rimpang lebih menggembung dari pada jenis lainnya. Jahe gajah biasanya digunakan untuk sayur, masakan, minuman, permen dan rempah-rempah. Jahe gajah cocok dikonsumsi waktu berumur muda maupun tua, baik sebagai jahe segar maupun olahan.

jahe gajah, bibit jahe gajah, jual jahe gajah
jahe gajah, budidaya jahe gajah

Jenis Jahe

Jahe dapat dibedakan jenisnya dari aroma, warna, bentuk dan besarnya rimpang. Atas dasar hal tersebut, maka telah dikenal 3 (tiga) klon jahe yaitu sebagai berikut : 

1. Jahe besar (Z. officinale Sp) ; 
Jahe besar (Z. officinale Sp) ;
Jahe besar (Z. officinale Sp)
Tipe klon jahe besar di Jawa Barat dikenal dengan sebutan jahe badak dan jahe gajah, sedangkan di Bengkulu dikenal dengan nama jahe kombongan.

Sesuai dengan sebutannya, jahe besar memang mempunyai rimpang lebih besar dibandingkan ke-dua klon lainnya. Berwarna kuning atau kuning muda, seratnya sedikit dan lembut. Aromanya kurang tajam dan rasanya kurang pedas. Jahe ini mengandung minyak atsiri 0,82-1,68 % dihitung atas dasar berat kering. Penggunaan untuk rempah-rempah, minuman dan makanan. 

2. Jahe kecil (Z. officinale Var. Amarum) ; 
Jahe kecil (Z. officinale Var. Amarum)
Jahe kecil (Z. officinale Var. Amarum)
Rimpang jahe kecil lebih besar daripada jahe merah, akan tetapi lebih kecil daripada jahe besar. Bentuk agak pipih, berwarna putih, seratnya lembut dan aromanya tidak tajam. Jahe ini mengandung minyak atsiri 1,5-3,3 % dari berat ringannya. Jahe kecil digunakan sebagai bahan baku minuman, rempah-rempah dan penyedap makanan. Di samping jahe kecil, namun masih tetap dalam satu klon adalah jahe kuning yang sering disebut jahe emprit. 

3. Jahe merah (Z. officinale Var. Rubrum) ; 
Jahe merah (Z. officinale Var. Rubrum)
Jahe merah (Z. officinale Var. Rubrum)
Tipe klon jahe merah sering disebut jahe sunti. Rimpangnya paling kecil dibandingkan ke-dua klon lainnya, berwarna merah sampai jingga muda dan seratnya kasar, aroma tajam dan rasanya sangat pedas. Oleh karena itu, harga jahe merah ini paling mahal bila dibandingkan jahe lainnya. Kandungan minyak atsiri 2,58-2,72 % dihitung atas dasar berat kering. Penggunaannya lebih banyak untuk industri obat-obatan. 

Manfaat Jahe

  • Melancarkan peredaran darah
  • Manfaat jahe yang pertama adalah melancarkan peredaran darah. Gingerol yang terdapat pada jahe bersifat antikoagulan yang akan mencegah terjadinya penggumpalan darah. Dengan mencegah tersumbatnya pembuluh darah yang merupakan penyebab utama penyakit stroke dan juga serangan jantung.
  • Perut kembung
  • Ekstrak jahe bermanfaat bagi yang sering mengalami perut kembung dan nyeri. Jahe dapat dimanfaatkan untuk mengobati gangguan pada pencernaan dan iritasi usus.
  • Mengobati migrain
  • Pada sebuah studi menunjukkan jahe dapat menghentikan prostaglandin, yang dimana prostaglandin merupakan salah satu faktor penyebab sakit kepala. Dengan demikian, jahe dapat untuk mengurangi migrain atau sakit kepala sebelah.
  • Demam dan batuk
  • Gingerol pada jahe yang sebelumnya sudah dijelaskan dapat melancarkan peredarah darah, kandungan gingerol juga dapat digunakan untuk mengurangi demam dan batuk. Mengkonsumsi jahe berarti menekan timbulnya efek samping seperti yang terkandung dalam kandungan obat-obatan kimia.
  • Mencegah perut buncit
  • Dengan mengkonsumsi jahe secara rutin dan sebelum makan dapat mencegah terjadinya perut buncit. Karena jahe bermanfaat untuk melancarkan metabolisme dan pencernaan. Dengan adanya sebuah peningkatan metabolisme tersebut yang berdampak akan mempercepat pembakaran kalori dan meratakan perut buncit.
  • Menurunkan tekanan darah
  • Jahe dapat untuk merangsang pelepasan hormon adrenalin dan juga dapat memperlebar pembuluh darah, yang dapat mengakibatkan darah mengalir menjadi lebih lancar dan lebih cepat serta dapat meringankan kerja jantung dalam memompa darah.
  • Menurunkan berat badan
  • Jahe seperti yang disebutkan diatas bahwa jahe dapat melebarkan pembuluh darah yang membakar kalori menjadi panas tubuh dan jahe hanya mengandung sedikit kalori yang terkandung, sehingga tidak berkontribusi untuk menaikan berat badan. Mengkonsumsi jahe dengan cara membuat wedang setiap hari dapat menjaga kesehatan dan metabolisme tubuh.
  • Mengobati sakit gigi
  • Nyeri gusi dan sakit gigi ternyata dapat juga dicegah dengan meminum minuman air jahe. Hal ini karena jahe bersifat antijamur dan antibakteri.
  • Mencegah siklus menstruasi yang tidak teratur
  • Manfaat jahe salah satunya dapat bermanfaat untuk menjaga keteraturan siklus menstruasi bagi wanita. Di negeri China misalnya, jahe yang kemudian dicampurkan dengan gula merah dalam teh banyak dikonsumsi untuk mengurangi rasa kram pada saat datang bulan.
  • Membuat tubuh perkasa
  • Kandungan senyawa yang terdapat jahe ada yang bersifat inklamasi. Hal ini tentunya efektif dalam hal untuk membangun otot pada bagian tubuh seperti otot pada lengan. Berdasarkan sebuah penelitian bahwa dapat disimpulan dengan mengkonsumsi jahe secara teratur dan rutin dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit yang terjadi pada otot yang disebabkan karena latihan fisik secara berlebihan.
  • Sebagai obat jerawat
  • Pada sebuah penelitian yang sebelumnya suda dilakukan di Universitas Maryland Medical Center, untuk membantu dalam mencegah timbulnya jerawat pada kulit wajah dianjurkan untuk mengkonsumsi jahe maksimal 4 gr/hari. Karena apabila terlalu berlebihan dalam mengkonsumsi jahe dapat mengakibatkan efek samping seperti mules, iritasi, dan diare.
  • Obat mabuk perjalanan
  • Terlebih untuk yang sering mengalami mabuk dalam perjalanan, sebaiknya mengkonsumsi minuman jahe. Rempah-rempah yang satu ini diyakini dapat mengurangi rasa mual juga menyembuhkan jet lag.
  • Bersifat anti alergi
  • Manfaat jahe bersama ekstrak biji anggur dapat bermanfaat untuk membantu mengurangi demam dan masalah serupa yang seringkali dapat terjadi selama musim alergi.
  • Mengobati morning sickness
  • Rasa mual, perut kembung dan rasa ingin muntah pada pagi hari, termasuk pada wanita yang sedang hamil. Morning sickness dapat disembuhkan dengan mengkonsumsi ramuan minuman jahe.
  • Mengangkal radikal bebas
  • Jahe mengandung kandungan antioksidan yang mampu untuk dapat mengatasi efek merusak karena disebabkan oleh radikal bebas dalam tubuh.
  • Peradangan
  • Jahe seperti pada nomor 1 bahwa jahe memiliki kandungan senyawa yang dinamakan gingerol. Senyawa gingerol ini bertanggung jawab untuk sebagai aroma menyengat dan khasiat anti-inflamasi. Pada saat mencari obat anti peradangan pastikan obatnya memiliki kandungan gingerol.
  • Arthritis
  • Ekstrak jahe yang juga bermanfaat pada penderita arthritis dan osteoarthritis. Kandungan pada jahe sudah diyakini mengandung komponen yang dapat menghambat COX, dimana COX merupakan salah satu bahan kimia tubuh yang bertanggung jawab tentang timbulnya peradangan. Obat resep penghambat COX ini biasanya memiliki efek samping yang dapat merugikan tubuh. Manfaat jahe sebagai salah satu obat herbal alami dapat memiliki khasiat yang serupa dan tanpa efek samping.
  • Membersihkan kotoran dalam tubuh
  • Apabila sering mengkonsumsi jahe secara rutin dengan cara diseduh, hal tersebut dapat membuat tubuh menjadi berkeringat. Melalui keringat itulah dikeluarkan berbagai jenis kotoran jahat yang terdapat dalam tubuh.
  • Memerangi sel kanker
  • Kandungan nutrisi yang terdapat pada jahe dapat bermanfaat unutk membantu meredam perkembangan sel-sel kanker dalam tubuh. Pada sejumlah studi mengungkapkan bahwa khasiat ekstrak jahe dapat untuk memerangi beragam jenis kanker seperti kanker ovarium dan kanker usus.
  • Menurunkan kolesterol
  • Pada sejumlah studi bahwa telah menunjukkan dengan mengkonsumsi jahe secara dapat secara efektif untuk mengurangi penyerapan kolesterol dalam darah dan juga hati. Kandungan gingerol terdapat dalam jahe juga memiliki efek yang bersifat antikoagulan yang mampu untuk mencegah terjadinya penggumpalan darah. Kandungan pada jahe dapat merangsang pelepasan hormon adrenalin yang pada akhirnya dapat memperlancar aliran peredaran darah.
  • Mengobati luka gigitan ular
  • Cara menggunakan jahe untuk mengobati luka gigitan ular dengan menumbuk rimpang dan diberi sedikit garam, lalu tempelkan pada luka bekas gigitan ular beracun dan ini hanya digunakan sebagai pertolongan pertama, untuk penanganan lebih lanjut penderita dibawa ke rumah sakit.
  • Meredakan rasa sakit
  • Pereda rasa sakit alami dan juga dapat digunakan untuk meredakan sakit kepala. Cara menggunakan dengan minum wedang jahe 3 kali sehari atau bisa juga dengan minum wedang ronde, mengulum permen jahe, dan menambahkan jahe pada makanan seperti : soto, semur, atau pun rendang.
  • Pereda nyeri dan sendi kaku
  • Dalam sebuah uji klinis bahwa dapat disimpulkan jahe ternyata dapat menghilangkan rasa sakit seperti yang saya sebutkan diatas, meningkatkan pergerakan pada sendi, serta mengurangi pembengkakan yang terkait dengan rheumatoid arthritis. Manfaat jahe yang lainnya juga dapat untuk membantu meredakan nyeri pada punggung dan sakit kepala seperti migrain.

    Jahe




    (Zingiber officinale), adalah tanaman rimpang yang sangat populer sebagai rempah-rempah dan bahan obat. Rimpangnya berbentuk jemari yang menggembung di ruas-ruas tengah. Rasa dominan pedas disebabkan senyawa keton bernama zingeron.
    Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Dari India, jahe dibawa sebagai rempah perdagangan hingga Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang, hingga Timur Tengah. Kemudian pada zaman kolonialisme, jahe yang bisa memberikan rasa hangat dan pedas pada makanan segera menjadi komoditas yang populer di Eropa.